Friday, September 16, 2011

~ kata ku tak menipu, kau tahu ...~








telah aku cuba
menarik mu dengan rela
hulur kan tangan dengan sengaja
semenjak dari mula
tak terbatas asa
menggapai cita
semakin aku gagahi
semakin kau tenggelam
ke jurang yang kejam

* tanah lembap Panchor Jaya Ampangan *


layar hidup
menuju pulau impian
mana kah pilihan
arah angin membawa haluan
rahsia Tuhan telah di janjikan
mengerti lah kemanisan
terbentang kebenaran
terkadang gelap sesekali cerah
hidup ini memang payah
berserah pasrah
yang susah bisa mudah
dalam pengorbanan
pohon keampunan....

* pasrah kah hati ketentuan Ilahi ?...* 


tanah lembap ini
membenam kaki
langkah memberat di sini
jauh lagi harus pergi
sedang waktu tak berhenti
terus saja tak menanti
saki baki daki perlu di cuci

*subuh dingin Panchor Jaya*


timbuni aku 
dengan himpunan kasih mu
sirami aku dengan 
limpahan sayang mu
Tuhan ku
apakah aku sudah hilang bentuk
bisa kah berpaling lagi
mengenal diri ?

* menyusuri duri menanah diri *
kemabukan yang asyik
melebur aku dalam bisik
Tuhan ku
sujud ku
mampu kah
membilas segala daki 
yang melekat pada diri ...?
* aku takut akan NYA *


siapa peduli
kalau airmata mu mengalir darah
siapa endah
bila tumit mu pecah menanah
siapa kesah
tika telapak tangan mu di jabat kesat
siapa simpati
andai kau rebah menyembah bumi

saat itu kau kan tahu
tiada siapa di sisi mu
sebenar nya kau memang begitu
sendiri menangis tak berlagu

semua nyata palsu

( kata ku tak menipu, kau tahu ...)

aslinahali
170911






~ kata ku tak menipu, kau tahu ...~






telah aku cuba
menarik mu dengan rela
hulur kan tangan dengan sengaja
semenjak dari mula
tak terbatas asa
menggapai cita
semakin aku gagahi
semakin kau tenggelam
ke jurang yang kejam

* tanah lembap Panchor Jaya Ampangan *


layar hidup
menuju pulau impian
mana kah pilihan
arah angin membawa haluan
rahsia Tuhan telah di janjikan
mengerti lah kemanisan
terbentang kebenaran
terkadang gelap sesekali cerah
hidup ini memang payah
berserah pasrah
yang susah bisa mudah
dalam pengorbanan
pohon keampunan....

* pasrah kah hati ketentuan Ilahi ?...* 


tanah lembap ini
membenam kaki
langkah memberat di sini
jauh lagi harus pergi
sedang waktu tak berhenti
terus saja tak menanti
saki baki daki perlu di cuci

*subuh dingin Panchor Jaya*


timbuni aku 
dengan himpunan kasih mu
sirami aku dengan 
limpahan sayang mu
Tuhan ku
apakah aku sudah hilang bentuk
bisa kah berpaling lagi
mengenal diri ?

* menyusuri duri menanah diri *
kemabukan yang asyik
melebur aku dalam bisik
Tuhan ku
sujud ku
mampu kah
membilas segala daki 
yang melekat pada diri ...?

* aku takut akan NYA *


siapa peduli
kalau airmata mu mengalir darah
siapa endah
bila tumit mu pecah menanah
siapa kesah
tika telapak tangan mu di jabat kesat
siapa simpati
andai kau rebah menyembah bumi

saat itu kau kan tahu
tiada siapa di sisi mu
sebenar nya kau memang begitu
sendiri menangis tak berlagu

semua nyata palsu

( kata ku tak menipu, kau tahu ...)

aslinahali
170911











Thursday, September 15, 2011

~ engkau laksana 'Bulan' ~

( Cinta itu berbagi rasa, namun biar lah rasa yang telah di halal kan cara....)










angin berhembus lembut
kala malam
ombak berlagu sayup
membisik merayu
gemersik desah rindu
biar kan malam
berlalu bagai selalu
tak jemu menunggu
tautan kasih berpadu
bersatu dalam alunan
lagu ombak yang malu
sopan mencumbu pantai
santun membelai......



mimpi ku berharap
memeluk bulan
tinggi di awan
tak pernah usai
dalam perasaan
begitu pun rasa ini
tak mungkin terwujud
dalam kisah nyata kita
kini ku fahami
tulus cinta ini
hanya lah mimpi panjang
menjelang pagi.












dari jauh
bintang hanya dapat memandang
awan melingkar di kaki bulan
hati nya tak tahan
kerna sampai kapan pun
bulan tak akan dalam pelukan

pesan bintang pada awan

belai lah kekasih ku
sepanjang malam
dengan penuh kasih sayang
kerna aku tahu
dia tak kan pernah
merasa belaian ku....
 
 
 
 
 
 
 
di mana kau kasih
hadir mu ku nanti
tercari-cari
dalam mimpi tak pasti
realiti jauh sekali
sedang malam begitu sepi
bulan tak di sisi
bintang gemintang
jauh kan diri
hanya aku di sini
sendiri sunyi......










aku ingin kau selalu ada
ingin selalu bersama
mendengar suara mu
menatap mata mu
melihat manis senyum mu
tertawa dengan ku
bila kau ada
aku tiada duka
bila  bersama
aku bahagia
cukup hanya kamu
buat diri ku
ayuh !
genggam tangan ku
bawa aku bersama mu......!

 by :aslinahali
~ bicara dulu tersimpan di kalbu ~
bertahun berlalu masih ' kamu '
teguh di hati ku.....













Monday, September 12, 2011

~ Hang Li Po ~... LA ILAHA ILLALLAH !




















dia seorang puteri dari negeri China
di bawa oleh Cheng Ho Tuan Laksamana
untuk di persembahkan kepada Sultan
sebagai "bahan" merapatkan hubungan

apa kah dia rela seadanya ?
untuk mengahwini Sultan Melaka
bahagia kah dia tinggal di istana
bersama Sultan Mansyur Shah
yang terkenal di suatu ketika
memerintah negeri Melaka
di jadikan Li Po isteri nya yang ke lima

Tun Perpatih Putih
berjaya menawan hati Maharaja Yongle
hingga sanggup menghadiahkan seorang puteri
untuk Sultan nikahi sebagai isteri
begitu lah takdir yang tertulis di azali
rela nya hati
walau terpaksa meninggal kan negeri sendiri
Li Po akur ketentuan diri

bersama lima ratus pengiring perempuan
Li Po menurut segala yang di aturkan
memeluk Islam lalu di nikahkan
dengan seorang yang bergelar Sultan
manakala pengiring perempuan
bernikah dengan para pegawai
dari istana Sultan Melaka

di atas bukit terbina sebuah istana
sehingga kini terkenal di sana
Bukit China di berikan nama
perigi yang di guna juga masih ada
kekal dalam kenangan satu makna

Li Po akhirnya di anugerahi gelaran "Hang"
sebagai tanda dia di sayang
zuriat nya ada bersama Sultan
Paduka Mimat nama yang di ingat
begitu lah sejarah yang terpahat

Bukit China kini hanya tempat perkuburan
Perigi Hang Li Po tinggal kenangan
sebagai tanda sebuah penempatan
dan satu kewujudan

aduhai...mungkin kah salasilah ku berasal dari mu 
wahai "Nenda Hang Li Po"
aku tidak pasti namun yang aku faham
bangsa China sampai ke Melaka 
dan membiak di seluruh negara.

hanya ALLAH yang tahu siapa sebenar nya aku
dan bukan lah mustahil andai DIA berkehendakkan sesuatu terjadi
"KUN FAYAKUN"...!

aslinahali
130911


~ menerawang hati mengenal diri ~













Saturday, September 10, 2011

~ monolog hati ~

~ monolog hati ~



teringat kata lama
sulit rasa tersisa
kejam kah jiwa
terbiar luka

aahhhh.....yang terlihat di mata bukan indah saja....



masih kah terbayang
rasa mu pada ku
ketika bintang malam di selimuti awan
bulan juga tak kelihatan
kelam kah perasaan.....



ku kutip dosa lalu
himpun rimbunnya
Tuhan.....aku malu....
masih kah ada waktu
untuk ku ...



dibawah rimbunan kasihmu
redup kan jiwaku
dalam sendu tak berlagu
rindu ku bersatu
hanya dengan mu
bertaut di kalbu...




angin menderu
membawa khabar mu kemari
kata nya
rindu menggamit lagi
aduhai kasih
aku akan pergi....


disini aku berdiri
merenung jauh
hijau daun meredup
biru langit memukau
indah nian
burung-burung melebarkan sayap
aahh.....aku mahu terbang ke langit !

aslinahali
( kataku jiwaku....tak mampu menipu...)







Wednesday, September 7, 2011

~ sayang anak ku sayang ~

~ sayang anak ku sayang ~

yang aku kandungkan selama sembilan bulan
membesar dalam jagaan
boleh di bilang dengan jari
cuma dua penyeri hati
tapi anak-anak
yang hadir nya terkemudian
kasih sayang tak pernah kurang
tetap lah melimpah aku curahkan
walaupun bukan aku kandungkan.

aslinahali
080911
( ruang sempit padat berisi )



Ijart dan Nadia sedarah sedaging, Asa pula sejak tadika sudah di hati ku.



Sally dan Meerul hadir nya mereka , aku ceria...

 Pedot dan Man....anak-anak paling aku sayangi dalam FB....pertemuan kami amat bererti.....

Syukur, Alhamdulillah.....anugerah Allah amat indah.

Alhamdulillah ~ teman-teman pengubat hati ~

~ teman-teman pengubat hati ~

aku bukan memuji
bukan juga menyanjung tinggi 
tak pandai membohongi
kamu hadir dalam hidup
seorang 'aku'yang sebelum ini
begitu sepi dan sunyi
gelak tawa mu, bicara mu
bisa membuat aku ceria kembali
hilang segala gundah dalam diri
terima kasih duhai teman-teman
aku hargai hadir nya kalian
terima lah ucapan
luhur dari hati
tak terbalas oleh ku 
segala budi.

aslinahali
tanah panchor jaya
080911


   Ali Sobree



 ApokalipXpuyu



 Datuk Arif Makrifah




  


 Awme Heet




 Izan Pad
 Ollie Misbullah
 Irisnur Abdullah

 Wiji Jamal
 Fiza Omar
 Sonny Sendu


 Bunda Annie


 Pak Aji Bani



 Annuar Khai


 Nina Tj


 Aan Dmahesa Misto


 Razzie Razzmatazz




 Izwanda Sofeya

 Hanya Bulan

 Ain Zin
 Jules De Verne





Tee No








Soh Taj
Razif Mat Razif

Tuesday, September 6, 2011

~ bersederhana tapi bahagia ~

~ bersederhana tapi bahagia ~

Ramadhan berlalu pergi
sayu hati tak terperi
kemanisan sepuluh malam terakhir
impian yang belum hadir
namun fajar Syawal tetap di sambut
kemenangan dalam perjuangan
melawan nafsu dan godaan
peperangan tak kelihatan
hanya Allah menentukan
ganjaran yang bakal dihadiahkan
buat hamba yang mendambakan...



Syawal di sambut sederhana tapi tetap bahagia di jiwa.


  juadah rumah Mak tetap enak


Mak sentiasa senyum dan ceria



mama, mummy dan anak suka bergaya tapi tetap sederhana



sepupu setahun sekali jumpa



 biras, Bapak dan Ummi tersayang




Pak Uda di Melaka tidak di lupa



sepupu yatim piatu...



MELAKA.....tanah mu tidak akan terlupa biar pun ABAH sudah tiada.....darah daging kita di sana.


Dzikir Penenang Hati

Ya Latif Ya Latif Ya Latif dzikir lah banyak-banyak semampu mu , sekuat mu , semahu mu . jika kau sedang gundah gulana dzikir ...